Jika anda sering perhatikan di sisi kanan kiri jalan tol bentuknya seperti tembok dengan tampak muka biasanya batuan dan dibangun miring atau tegak lurus, yang mana fungsinya adalah untuk menahan tanah agar tidak longsor. itulah dinding penahan tanah atau retaining wall.
Jenis Dinding Penahan Tanah
Ada beberapa jenis dinding penahan tanah dan kami akan membahas sekilas mengenai jenis dan fungsi dinding penahan tanah.
Dinding Penahan Tanah Gravity
Dinding penahan tanah gravitasi adalah jenis dining penahan tanah yang hanya mengandalkan beratnya sendiri untuk berdiri.
Ilustrasi Gravity Wall
Dinding Penahan Tanah Kantilever
Diding penahan tanah kantilever ini bisa dibilang pengembangan dari gravity wall dimana dibagian bawah ditambahkan kontruksi beton horizontal atau sering disebut dengan istilah tapak kaki.
Ilustrasi Cantilever Retaining Wall
Gabion
Gabion ini salah satu jenis dinding penahan tanah yang cukup banyak di aplikasikan di Indonesia, biasanya banyak ditemukan dipinggir sungai. Gabion ini merupakan kawat yang di bentuk sedemikian rupa menjadi bentuk persegi (Bronjong) yang kemudian di isi dengan belahan batu, biasanya batu kali.
Ilustrasi Gabion
Segmental Retaining Wall
Segmental retaining wall adalah dinding penahan tanah yang terbuat dari susunan blok beton yang saling mengunci (interlocking) yang diperkuat menggunakan material geosintetik seperti geogrid dan atau geotextile.
Ilustrasi Segmental Retaining Wall from PxHere





Comments
Post a Comment